Pembekalan KKN IMH Subang Tahun 2026: Menguatkan Kesiapan Mahasiswa Menuju Pengabdian Berdampak
Institut Miftahul Huda (IMH) Subang menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Aula IMH Subang. Kegiatan ini mengusung tema “KKN Berdampak melalui Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat menuju Indonesia Emas” sebagai landasan penguatan peran mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Kegiatan pembekalan dimulai pukul 09.00 WIB dan dibuka dengan penyampaian laporan kegiatan oleh Ketua KKN Tahun 2026, Drs. H. Asep Gunawan, M.M.Pd. Dalam laporannya disampaikan bahwa sebanyak 143 mahasiswa dan 10 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) siap untuk mengikuti program KKN Tahun 2026. Pembekalan ini dilaksanakan sebagai tahapan awal untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada mahasiswa terkait tujuan, mekanisme, serta etika pelaksanaan KKN di tengah masyarakat.
Selanjutnya, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Miftahul Huda Subang, Dr. Lukman Nugraha, M.Si., M.Ed., menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan, mahasiswa, dan masyarakat. Ia menggarisbawahi bahwa KKN merupakan bagian strategis dari pengabdian perguruan tinggi yang diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan sekaligus pelepasan peserta KKN oleh Rektor IMH Subang, Dr. Muchamad Rifki, M.Pd., M.Pd.I. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa program KKN menjadi sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial mahasiswa. Mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan dalam bentuk program pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Memasuki sesi pembekalan, materi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Rohmat Mulyana, M.Pd., Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan Kemenag RI. Materi ini membahas konsep KKN berdampak melalui kolaborasi pemberdayaan masyarakat, dengan penekanan pada pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu mengoptimalkan potensi lokal dan membangun kerja sama di berbagai sektor.
Sesi pembekalan kedua diisi oleh Wakil Rektor II Bidang Akademik IMH Subang, Dr. H. Saepulah, M.Pd.I., yang memaparkan materi mengenai pendekatan sosio-kultural dan etika mahasiswa di lokasi KKN. Pada sesi ini, mahasiswa dibekali pemahaman tentang pentingnya sikap adaptif, komunikasi yang santun, serta penghormatan terhadap nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat setempat selama menjalankan kegiatan KKN.
Materi pembekalan sesi ketiga disampaikan oleh Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, Munasir, M.Pd. Ia menjelaskan secara teknis terkait penyusunan output kegiatan KKN, meliputi perencanaan program kerja, penyusunan laporan kegiatan, penulisan artikel Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), serta pembuatan video program kerja KKN sebagai bentuk luaran dan dokumentasi kegiatan.
Melalui kegiatan pembekalan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan akademik, mental, dan sosial sebelum diterjunkan ke lapangan. Pembekalan KKN Tahun 2026 ini juga menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat pengabdian, kolaborasi, dan tanggung jawab mahasiswa sebagai bagian dari civitas akademika IMH Subang dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.